Abstract :
Dalam tekanan globalisasi saat ini, kerja sama internasional tidak hanya mengenai hubungan bilateral atau multilateral saja, melainkan telah berkembang keranah yang lebih luas dengan aktor yang lebih beragam. Sister City merupakan implementasi Kerjasama internasional yang memungkinkan pemerintah daerah menjalin hubungan dengan pemerintah daerah lainnya melewati batas-batas negara. Kerjasama sister city Kota Bandung dan Kota Kawasaki telah terjalin selama 5 tahun terakhir yang membahas seputas permasalahan lingkungan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data melalui studi literatur, studi pustaka, wawancara serta penelusuran data secara online, yang kemudian di analisis dengan pendekatan Ilmu Hubungan Internasional. Adapun hasil dari penelitian ini ialah Kerjasama Sister city antara Kota Bandung dan Kota Kawasaki yang telah terjadi sejak tahun 2016 hingga 2020 belum secara efektif terimplementasikan. Hal tersebut terjadi lantaran banyak program yang dilaksanakan belum secara nyata memberikan dampak pada upaya pembangunan rendah karbon di Kota Bandung. Dimana pelaksanaan Kerjasama yang disepakati hanya berfokus pada 2 bidang saja dari total 5 lingkup bidang Kerjasama. Bidang Kerjasama tersebut ialah manajemen pengelolaan limbah padat dan manajemen air limbah. Program yang populer dan aktif dilakukan dari hasil kerjasama ini ialah Kang Pisman dan pendampingan revitalisasi sungai Cipamokolan.