Abstract :
Skripsi ini berfokus pada konflik Xinjiang sebagai salah satu dari kasus konflik internal yang terjadi di Tiongkok. Sebagai negara maju, Tiongkok tetap terkait erat dengan masalah konflik internal. Konflik Xinjiang merupakan konflik antara kelompok etnis Uighur dan Han yang kemudian dipicu oleh ketimpangan ekonomi, ketidakpuasan, ketidakadilan dan kekerasan yang terkuak secara serentak di Xinjiang. Uighur, sebuah kelompok etnis Muslim, sedang berkonflik dengan pihak berwenang Tiongkok. Pada perkembangannya, muncul beberapa respon dari dunia internasional. Keberlangsungan konflik ini salah satunya disebabkan oleh kepentingan negara Tiongkok terhadap Xinjiang. Xinjiang merupakan wilayah potensial bagi Tiongkok, baik secara geografi maupun ekonomi.