Abstract :
Ketajaman penglihatan atau visus adalah kemampuan untuk membedakan bagian-bagian detail yang kecil, baik terhadap objek maupun permukaan. Nyeri kepala didefinisikan sebagai rasa nyeri yang timbul dari kepala atau leher bagian atas tubuh. Senam mata adalah teknik yang digunakan agar bola mata terbiasa lentur dan bergerak sesuai jangkauan mata. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian senam mata terhadap ketajaman pengelihatan dan nyeri kepala akibat penggunaan gadget pada remaja.
Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi-Eksperimental dengan rancangan Pre - Post Test Design. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel yang ditetapkan sebesar 56. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank test.
Berdasrkan hasil analisa statistik wilcoxon diperoleh nilai ketajaman pengelihatan p value =0,046 <0,05 artinya ada pengaruh pemberian senam mata terhadap ketajaman pengeliahatan akibat penggunaan gadget pada remaja. diperoleh nilai nyeri kepala p value = 0,001 <0,05 artinya ada pengaruh pemberian senam mata terhadap nyeri kepala akibat penggunaan gadged pada remaja.
Saran penelitian ini adalah dapat membantu responden untuk memperaktekan gerakan senam mata secara mandiri. sehingga dapat mencegah penurunan ketajaman pengelihatan dan peningkatan nyeri kepala akibat penggunaan gadget