Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha
Author
Oktaviana, Siska
Sulastiningsih, Sulastiningsih
Subject
Akuntansi Syariah
Datestamp
2020-10-16 06:36:16
Abstract :
Analisis resiko pembiayaan atau kredit merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari analisis resiko secara keseluruhan. Sasaran analisis resiko pembiayaan
meliputi resiko kredit, resiko pasar, resiko likuiditas , resiko operasional,dll.
Pembiayaan murabahah mendominasi di bandingkan pembiayaan lainnya karena
cenderung memiliki resiko yang lebih kecul dan lebih mengamankan bagi
shareholder. Karena pembiayaan murabahah dominan dalam praktek keuangan
syariah, maka penulis mengambil judul Analisis Resiko Pembiayaan Murabahah
Pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) ANNI?MAH Kotegede Yogyakarta. Untuk
bertujuan menganalisis resiko pembiayaan murabahah yang di tetapkan di BMT
Anni?mah Kotagede.
Penelitian ini merupakan penilitian deksritif kualitatif. Dalam tekhnik
pengumpulan data peneliti dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi
dengan manajer dan karyawan. Setelah data terkumpul dilakukan analisis data
sebelum data terkumpul, dilakukan editing dan penyajian data sesuai karakter dan
jenis masing ? masing data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul maal wat tamwil (BMT), Anni?mah
Kotagede sebagaimana lembaga keuangan lainnya mempunyai fungsi intermediasi
untuk menyalurkan dana dari pihak yang kelebihan kepada pihak yang
membutuhkan dana. Segmen pasar BMT Anni?mah di sebagian besar terdiri dari
para pengusaha kecil dan mikro. Sebagai lembaga keungan syariah, BMT
Anni?mah Kotagede berusaha meningkatkan kesejahteraan nasabahnya dengan
melakukan pembiayaan dan pendampingan kepada nasabahnya sehingga
hubungan kedua belah pihak berjalan dengan baik. Menunjukan analisis resiko
dengan baik karena dengan adanya pembiayaan macet yang kecil, pembiayaan di
BMT meninggakat disetiap tahunya. Analisis pembiayaan yang di gunakan dalam
mengidentifikasi resiko pembiayaan pada BMT Anni?mah yaitu survey dan
wawancara. Setelah di identifikasi BMT melakukan pengukuran dengan membagi
ke dalam 4 golongan lancar, kurang lancar, diragukan, dan macet.