Institusion
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha
Author
Yulistiani, Yulistiani
Priyastiwi, Priyastiwi
Subject
Perpajakan dan Akuntansi Sektor Publik
Datestamp
2021-07-16 04:06:21
Abstract :
Bangsa Indonesia yang sebagian besar penduduknya hidup di daerah pedesaan. Oleh karena itu titik sentral pembangunan adalah daerah pedesaan. Namun pada kenyataannya pembangunan pedesaan masih kurang sehingga
masih banyak pedesaan yang tertinggal. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan adanya pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan BUMDes dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, mengidentifikasi dan menganalisis apa saja faktor-faktor penghambat bagi BUMDes dalam melakukan pemberdayaan masyarakat dan untuk mengukur bagaimana keberhasilan yang dicapai oleh BUMDes dalam memberdayakan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif yaitu menggambarkan beberapa penemuan data yang dirumuskan dalam bentuk kata-kata. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BUMDes di Desa Kebonagung yang
berdiri sejak 2018 dan memiliki 3 unit usaha yaitu Desamart, Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dan jasa sampah. Kinerja BUMDes di Desa Kebonagung sudah cukup baik hanya saja belum dapat dikatakan maksimal. Hal itu dikarenakan masih banyaknya kendala yaitu seperti kurangnya modal, faktor sumber daya manusia pengelola dan kurangnya sosialisasi.
Kata kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)