Abstract :
Dalam membangun aplikasi yang berkaitan dengan database pada java, sering
sekali kita selalu memperhatikan struktur table-tabel dalam database tersebut, setelah
itu melakukan query pada aplikasi untuk melakukan DML (Data Manipulation Language) ,
paradigm seperti inilah yang cenderung sumber daya baik pikiran maupun tidak sedikit.
Tidak heran paradigm seperti ini cenderung tidak efisien.
Dengan demikian hadirlah ORM (Object relational persistence mapping) atau
pemetaan object, yang dimana paradigm ini merubah pola pikir yang awalnya tabel-tabel
dalam database menjadi object oriented atau berorientasi pada object sehingga class dan
atribut pada java akan direpresentasikan ke dalam database, class akan menjadi tabel
dalam database dan atribut akan dijadikan field.Begitu juga dengan proses DML (Data
Manipulation Language), tetap menggunakan object oriented pada ORM ini yang di
lakukan DML adalah object bukan query. untuk melakukan ORM diatas, dibutuhkan ORM
tools yang melakukan generate atau otomatisasi pemetaan atribut dan class tadi, dalam
hal ini adalah Hibernate. Hibernate sangat popular dikalangan develover karena banyak
sekali keunggulannya yang dimiliki dibandingkan dengan ORM tools lain dalam ORM
untuk proses query sendiri, pada setiap tools ORM memiliki fitur-fitur tersendiri seperti
hibernate memiliki HQL (Hibernate Query Language) dan biasanya dikolaborasikan
JPQL(Java Persistance Query Language) yang memungkinkan untuk melakukan perintah
query project kita.
Dengan adanya ORM dan ORM tools ini kita tidak perlu lagi memperhatikan
struktur tabel dalam database yang harus diketahui adalah dasar dari database dan
proses koneksi konfensional seperti JDBC pada java itu sendiri.
Kata kunci :Framework Hibernate, java, ORM.