DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERBANDINGAN FUNGSI SIGMOID BINER DAN SIGMOID BIPOLAR PADA ALGORITMA PROPAGASI BALIK (Studi Kasus Data Balita Penderita ISPA di Kabupaten Bantul)
Total View This Week0
Institusion
STMIK Akakom
Author
Retno, Retno - 095410170
Subject
Program Aplikasi 
Datestamp
2017-10-04 06:45:30 
Abstract :
Metode propagasi balik merupakan metode yang sangat baik dalam menangani masalah pengenalan pola-pola kompleks. Di dalam jaringan propagasi balik, setiap unit yang berada di lapisan input terhubung dengan setiap unit yang ada di lapisan tersembunyi. Hal serupa berlaku pula pada lapisan tersembunyi. Setiap unit yang ada pada lapisan tersembunyi terhubung dengan setiap unit yang ada di lapisan output. Ada beberapa pilihan fungsi aktivasi yang digunakan di dalam metode propagasi balik, seperti fungsi sigmoid biner, sigmoid bipolar, dan tangen hiperbolik. Karakteristik yang harus dimiliki fungsi aktivasi tersebut adalah kontinyu dan tidak menurun secara monoton. Fungsi aktivasi diharapkan jenuh (mendekati nilai-nilai maksimum dan minimum secara asimtot). Sistem ini menggunakan metode algoritma pembelajaran propagasi balik dengan jumlah neuron dalam layar masukan dan keluaran serta jumlah layar tersembunyi yang dapat berubah-ubah. Sistem ini berbasis desktop dikembangkan dengan bahasa pemrograman java dan masukan berupa berkas comma separated value (csv). Dari hasil penelitian maka didapatkan bahwa penggunaan fungsi aktivasi Sigmoid Biner memiliki tingkat rata-rata akurasi yang lebih baik dari Sigmoid Bipolar. Akan kecepatan perhitungannya lebih lambat dibandingkan dengan Sigmoid Bipolar. Kata Kunci : Fungsi Aktivasi, Java, Propagasi Balik, Sigmoid Biner,Sigmoid Bipolar. 
Institution Info

STMIK Akakom