Abstract :
NFS (Network File System) adalah salah satu Distributed
File System yang banyak dipakai di lingkungan Linux. NFS
digunakan untuk melakukan sharing file antar sistem operasi
Linux. Untuk melakukan sharing ini dibutuhkan server dan client
(user). Permasalahan yang muncul adalah bagaimana
mempermudah network administrator untuk melakukan
monitoring terhadap server dalam NFS. Monitoring yang perlu
dilakukan oleh network administrator adalah dalam hal service
NFS pada server apakah berjalan atau tidak, kuota harddisk user
pada server apakah telah mencapai kuota yang disediakan atau
tidak, dan siapa saja user yang sedang aktif serta mount
foldernya.
Sistem monitoring ini akan dibuat dalam beberapa buah file
shell script. Shell script ini akan di eksekusi secara terjadual
memanfaatkan fasilitas dari daemon crontab sehingga dapat
memudahkan network administrator dalam melakukan
monitoring. Network administrator akan menerima email
peringatan jika service NFS tidak berjalan atau kuota harddisk
user telah mencapai kuota yang disediakan. Network
administrator juga dapat melakukan pengecekan user yang
sedang aktif dan mount foldernya secara manual pada konsol
atau terminal.
Kata Kunci : Monitoring, Distributed File System, NFS (Network File System), Network Administrator, Shell script