Abstract :
Seringkali terjadi kesulitan untuk mengidentifikasi bentuk
suatu obyek pada citra untuk itu perlu dilakukan pendeteksian
tepi. Tepi merupakan salah satu fitur penting karena dapat
mewakili informasi yang penting dari suatu citra. Domain
pengolahan citra ini adalah pendeteksian tepi citra. Untuk
membandingkan metode dalam pendeteksian tepi menggunakan
dua metode yaitu metode Sobel dan metode Laplacian.
Metode Sobel merupakan pengembangan metode Robert
dengan menggunakan filter HPF yang diberi satu angka nol
penyangga. Metode Laplacian sering disebut operator turunan
kedua dimana, metode ini termasuk ke dalam penapis lolos
tinggi karena jumlah seluruh koefisiennya mengandung nilai
negatif maupun positif. Penapis lolos tinggi (High-pass filter)
adalah proses filter yang mengambil citra dengan gradasi
intensitas yang tinggi dan perbedaan intensitas yang rendah
akan dikurangi atau dibuang.
Aplikasi Pengolahan Citra ini masih jauh dari sempurna.
Salah satu kelemahan dari sistem ini adalah tidak bisa mengolah
berbagai format gambar.
Kata kunci : Citra, Deteksi Tepi, Edge Detection Algorithm,
Pengolahan Citra Digital.