Abstract :
Saat ini sudah banyak sekali jenis game puzzle yang asik untuk dimainkan,
salah satunya adalah game labirin. Labirin merupakan puzzle yang terdiri dari jalur
yang rumit serta berliku-liku, dimana penyelesaian game tersebut harus mencari
jalan keluar dari labirin. Tetapi masih sering ditemukan permainan labirin yang
jalurnya tetap sama karena memang sudah dibuat statis pada permainan tersebut.
Hal ini mengurangi rasa ingin tahu pemain untuk menelusuri labirin itu kembali.
Untuk menghasilkan labirin yang dinamis, perlu adanya maze generator sebagai
pembangkit peta labirin.
Sistem ini dikembangkan pada platform android, dengan menggunakan
Unity sebagai tools. Dalam pengembangannya sistem ini menggunakan algoritma
Depth-First Search sebagai maze generator. Kemudian dilakukan pengujian
terhadap 3 level kompeksitas labirin yang dibentuk, yatiu simpel, sedang dan
kompkeks untuk menganalisis resource seperti CPU terpakai, GC Alloc dan waktu
yang dibutuhkan saat proses generate labirin.
Dengan menggunakan algoritma ini sebagai maze generator, dapat
menghasilkan peta labirin yang dinamis. Serta hasil yang diperoleh dari pengujian
ini yaitu labirin simpel menggunakan CPU rata-rata sebesar 15,56%, GC Alloc ratarata sebesar 167,45KB, dan waktu rata-rata selama 45,02ms. Labirin sedang
menggunakan CPU rata-rata sebesar 22,34%, GC Alloc rata-rata sebesar 242,73KB,
dan waktu rata-rata selama 74,25ms. Labirin kompleks menggunakan CPU ratarata sebesar 29,80%, GC Alloc sebesar 351,05KB, dan waktu rata-rata selama
116,67ms. Artinya semakin kompleks labirin yang dibentuk, maka semakin besar
juga resource yang dibutuhkan.
Kata kunci : depth-first search, labirin, maze generator, resource, unity