Abstract :
ABSTRAK
ADELA SARASWATI, NIM: 18.21.1.1.161 ?PENERAPAN
PEMBIAYAAN AKAD MUR?BA?AH PADA KOPERASI SIMPAN
PINJAM SYARI?AH BMT TETULUNG DITINJAU DARI FATWA DSNMUI: NO. 04/DSN-MUI/IV/2000" Tujuan didirikannya BMT di Indonesia
adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan pembinaan,
pembiayaan usaha dan memelihara keadilan ekonomi dengan distribusi merata
sesuai prinsip syari?ah. Fatwa DSN-MUI sangat diperlukan untuk mengatasi
permasalahan ekonomi syari?ah. Fatwa ini dijadikan sebagai legitimasi, bahwa
setiap produk perbankan syari?ah harus sesuai dengan ketentuan syari?ah, namun
pada kenyataannya praktik pembiayaan mur?ba?ah di KSPS BMT Tetulung
dilakukan dengan cara memberikan uang kepada nasabah untuk membeli barang
atas nama nasabah itu sendiri.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan yang mencoba menjelaskan
praktik pelaksanaan pembiayaan akad mur?ba?ah di KSPS BMT Tetulung dan
untuk mengetahui penerapan pembiayaan akad mur?ba?ah pada KSPS BMT
Tetulung ditinjau dari fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV /2000.
Penulis menggunakan metode deskriptif dalam menganalisis data yang
diperoleh dari wawancara dan observasi dokumen, hasil penelitian dalam
pembiayaan mur?ba?ah, nasabah membeli barang yang dibutuhkan atas nama
nasabah sendiri. Sedangkan KSPS BMT Tetulung hanya memberikan nominal
uang yang tentunya tidak sesuai dengan fatwa DSN-MUI: No. 04/DSNMUI/IV/2000 yaitu tidak ada akad wakalah sebelum akad mur?ba?ah. Hal ini
terjadi karena pegawai kurang mengetahui ketentuan syari?ah dalam fatwa DSNMUI dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.
Kata kunci: Mur?ba?ah, Baitul Maal wat Tamwil, DSN-MUI.