Abstract :
Pencampuran beton cara SNI menunjukkan bahwa kuat tekan hanya dipengaruhi oleh faktor air-semen, sedangkan jika dievaluasi dengan metode Dreux Gorisse diduga akan menghasilkan kuat tekan yang berbeda karena kuat tekan juga dipengaruhi oleh volume pasir. Dengan demikian dilakukan modifikasi sedemikian rupa pada penentuan pasir dalam agregat gabungan pada cara SNI agar tidak mempengaruhi kuat tekan beton yang akan dihasilkan. Modifikasi dilakukan dengan cara Dreux Gorisse. Pengujian yang dilakukan menggunakan agregat maksimum 10 mm dan 20 mm. Slump rencana yang digunakan 30-60 mm dan 60-180 mm. Modulus kehalusan pasir yang ditinjau adalah 1,5, 2,0, 2,5, 3,0, dan 3,5. Hasil pengujian modifikasi menggunakan agregat maksimum 10 mm dengan slump 30-60 mm dan slump 60-180 mm pada modulus kehalusan pasir 1,5, 2,0, dan 2,5 membuktikan kuat tekan beton tidak dipengaruhi oleh kadar volume pasir. Pada pengujian modifikasi menggunakan agregat maksimum 20 mm dengan slump 30-60 mm dan slump 60-180 mm pada modulus kehalusan pasir 1,5, 2,0, dan 2,5 membuktikan juga bahwa kuat tekan beton tidak dipengaruhi oleh kadar volume pasir.
Kata kunci: Volume Pasir, SNI, FM, Kuat Tekan