Abstract :
Kabupaten Pangandaran adalah Kabupaten yang terletak di ujung timur Jawa Barat. Perjalanan dari Kota Bandung ke Kabupaten Pangandaran menempuh waktu 7 ? 8 jam perjalanan menggunakan moda darat. Mengatasi waktu perjalanan yang cukup lama, pemerintah daerah berniat membuka jalur penerbangan Bandung ? Pangandaran yang jika ditempuh hanya akan menghabiskan waktu 25 ? 30 menit. Analisis probabilitas pemilihan moda udara Bandung ? Pangandaran dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat yang pernah melakukan perjalanan ke Pangandaran. Kuesioner tersebut dirancang dengan batasan selisih biaya dan selisih waktu tempuh. Hasil dari kuesioner ditunjukan pada model utilitas kemudian diolah menggunakan metode logit binomial untuk mendapatkan nilai probabilitas pemilihan penumpang moda udara. Didapatkan pada kondisi selisih biaya mobil ? selisih biaya pesawat sebesar Rp. 200.000, diperoleh sekitar 34% kemungkinan pemilihan moda udara dengan penghematan waktu 295 menit. Saat selisih biaya lebih besar yaitu Rp.400.000 dengan variabel selisih waktu yang tetap akan mengakibatkan kemungkinan pemilihan moda udara mengalami kenaikan, kemungkinan pemilihannya sebesar 72%.
Kata kunci: moda udara, probabilitas, logit