Abstract :
Pantai Utara Jawa mengalami permasalahan abrasi dan sedimentasi. Pergerakan
abrasi dan sedimentasi dipengaruhi oleh kecepatan arus dan ukuran butiran
sedimen. Analisis hidrodinamika perlu dilakukan untuk mengetahui dampak
kecepatan arus dan arah sedimen terhadap abrasi dan sedimentasi. Besar kecepatan
arus dan arah sedimen dapat diketahui dengan analisis pemodelan hidrodinamika.
Pemodelan numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak hidrodinamika 2DH
dan sedimentasi. Daerah pesisir Serang, Karawang, Indramayu, Jepara dan Tuban
mengalami erosi dari hasil pemodelan. Daerah pesisir Jakarta, Cirebon dan Brebes
mengalami sedimentasi dari hasil pemodelan. Arah sebaran sedimen saat pasang
purnama dominan bergerak ke arah tengah Pantai Utara Jawa dan saat surut
terendah bergerak ke arah timur. Nilai angkutan sedimen yang dihasilkan dalam
pemodelan maksimal 6,451x10-6 m3/s/m.
Kata Kunci: hidrodinamika, pemodelan, abrasi, arus, sedimentasi