Abstract :
Sebagai perusahaan daerah yang berperan dalam mendistribusikan air minum bagi masyarakat, PDAM harus menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas dalam pelayanannya, agar kepuasan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik. Salah satu upaya menjaga kontinuitas adalah menyediakan tekanan yang cukup di pelanggan. Pemodelan dari sistem distribusi PDAM Kota Kediri di wilayah pelayanan Kuwak I, yaitu dengan mensimulasikan elevasi muka air di tandon pada ketinggian 9,7 m, 11,5 m, 12 m, dan 12,5 m dilakukan untuk memperoleh informasi fluktuasi air di tandon dan pengaruhnya terhadap tekanan air di pelanggan. Pendekatan yang digunakan untuk simulasi hidrolika aliran adalah dengan kondisi aliran permanen, menggunakan program Water CAD Academic Edition. Hasil studi menunjukan pada ketinggian air di tandon 12 m merupakan elvasi muka air di tandon yang sudah cukup baik, yang mampu menyediakan tekanan yang cukup di pelanggan. Tahap selanjutnya pemetaan sebaran tekanan akan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memudahkan pengawasan tekanan air pada sistem distribusi, sehingga bermanfaat bagi PDAM Kota Kediri apabila di waktu yang akan datang akan mengadakan perluasan atau penambahan sambungan pada wilayah pelayanan Kuwak 1. Hasil zonasi tekanan air menggunakan SIG menunjukkan distribusi tekanan air di pelanggan pada kondisi elevasi muka air di tandon 9,7 m, 11,5 m, 12m dan 12,5 m, dan informasi berupa wilayah-wilayah yang bertekanan kritis, normal dan baik.
Kata kunci: elevasi muka air di tandon, fluktuasi tekanan, SIG, WaterCAD