Abstract :
Semakin berkembangnya industri dewasa ini menyebabkan timbulnya masalah lingkungan. Limbah industri tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berbahaya bagi makhluk hidup. Salah satunya adalah limbah cair industri tekstil yang mengandung Cr Total dan warna. Cr Total merupakan salah satu jenis logam berat yang termasuk kategori limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) karena dapat membahayakan makhluk hidup dan mencemari lingkungan. Untuk mengurangi efek toksiknya diperlukan pengolahan, dan yang umum dilakukan adalah pengolahan secara biologis dengan menggunakan tumbuhan air (eceng gondok). Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar Cr Total dan warna pada
limbah cair industri tekstil dengan memanfaatkan eceng gondok sebagai tanaman uji. Penelitian ini menggunakan reaktor kontinyu. Dimana pada penelitian ini, meliputi variasi waktu detensi dan jumlah tanaman eceng gondok. Variasi waktu detensi yang dipilih, yaitu 60 jam, 120 jam dan 180 jam. Variasi jumlah tanaman eceng gondok yang dipilih, yaitu 4 buah dan 6 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penurunan konsentrasi Cr Total tertinggi sebesar 64,29 %, yaitu pada reaktor dengan variasi waktu detensi 180 jam dan jumlah tanaman 6 buah. Sedangkan persentase penurunan kandungan warna tertinggi sebesar 63,13 %, yaitu pada reaktor dengan variasi waktu detensi 180 jam dan jumlah tanaman 6 buah.