Abstract :
Wanda 45 merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang teknologi olah pangan yaitu kerupuk yang didirikan oleh Bapak Kurniawan yang bertempat di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung kabupaten Malang. UMKM ini dapat memproduksi 6 ? 7 kwintal per hari kerupuk. Penelitian ini bertujuan untuk membuat mesin untuk mengurangi kadar minyak pada hasil olahan makanan semaksimal mungkin dan waktu yang lebih singkat. Metode perancangan yang digunakan untuk merancang mesin peniris minyak kerupuk ini seperti analisa ergonomi, antropometri, persentil, metode statistika, teori estentika, pengukuran kerja, alat dan bahan. Pengumpulan data perancangan mesin peniris minyak untuk kerupuk ini meliputi antropometri dan waktu kerja. Pengolahan data menggunakan metode statistic dan diuji keseragaman data dan kecukupan data. Dari hasil perancangan di dapatkan Mesin peniris minyak untuk kerupuk ini dirancang dengan kapasitas 7 kg. Besarnya waktu normal menggunakan penirisan alat manual adalah 36,72 menit/7kg, Waktu baku 6,02 menit/kg dan Output standart 9,6 kg/jam. Sedangkan Besarnya waktu normal menggunakan penirisan alat baru adalah 2,7 menit/3,5kg, Waktu baku 0,88 menit/kg dan Output standart 68,18 kg/jam Dan mendapatkan kenaikan presentase selisih waktu standart dari kedua alat tersebut adalah 610,2 %.