Abstract :
Perkembangan energi terbarukan akhir-akhir ini marak terjadi
akibat pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat bahan bakar fosil,
meskipun energi fosil itu sendiri juga terbatas dan diperkirakan akan
habis. Jika energi fosil terus digunakan, energi fosil yang ada akan cepat
habis dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Pembangkit listrik
fotovoltaik menggunakan efek fotolistrik untuk mengubah energi cahaya
langsung menjadi listrik. Untuk alasan ini, menggunakan pembangkit
listrik tenaga surya dengan barge (apung) sebagai sumber listrik Listrik
memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pembangkit listrik darat
lainnya, antara lain: kemampuan untuk memasok listrik ke daerah yang
ketersediaannya rendah. Dengan hasil maksimal yang di dapat untuk
tegangan21,76 Vdc dan arus sebesar 1,12 A dan daya 22,6 W pada satu
titik beban lampu 12 Volt 6 Watt DC. Dari hasil tersebut pembangkit
listrik tenaga surya terapung dimanfaatkan untuk penerangan di sekitar
rumah apung CMC Tiga Warna.