Abstract :
Smart Building adalah penerapan sistem secara otomatis berbasis Internet of Thing terhadap bangunan
dengan menggunakan algoritma yang dibuat secara terstruktur dan rapi serta bagian dan komponen pada bangunan
dapat dikelola secara otomatis. Masalah yang ditemukan yaitu penggunaan teknologi yang menghiraukan
penggunaan listrik secara terus-menerus yang dapat menimbulkan biaya listrik yang membengkak dan
memendeknya masa penggunaan elektronik. Hingga resiko bahaya yang terjadi di kantor seperti terjadinya
kebakaran dan adanya gempa bumi. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah menerapkan Internet of Thing pada
konsep smartbuilding dengan merancang web dengan beberapa fitur yaitu memonitoring tiap sensor yang
digunakan, melakukan kontroling pada output yang digunakan dengan mendesain alat yang digunakan yaitu
mikrokontroler ESP32 sebagai pengontrol dan pengirim serta menerima data, sensor PIR, sensor DHT11, sensor
SW-420, sensor MQ2, dan sensor LDR dengan output berupa microservo, buzzer, lampu dan kipas. Dalam
pembuatannya digunakan logika Fuzzy Mamdani untuk menentukan kecepatan kipas angin. Hasil dari pengujian
yaitu prototype dapat berjalan susuai dengan yang diharapkan. Sensor DHT11, LDR, dapat mendeteksi suhu dan
kelembapan sesuai dengan yang diharapkan dengan hasil rata-rata error suhu 8%, kelembapan 0%, intensitas
cahaya 63% dan diperoleh pengujian user berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan persentase 84%
memilih setuju, 16% memilih netral, 0% memilih tidak setuju.