Abstract :
PT. Boma Bisma Indra (pesero) memproduksi mesin penunjang pabrik dengan proses yang dilakukan
oleh manusia dan beberapa alat bantu mesin. Dalam aliran proses produksi terdapat ketidakseimbangan yang
disebabkan oleh waktu tunggu yang terlalu lama sehingga mengakitbatkan balance delay di beberapa operasi kerja
dalam stasiun kerja. ketidak seimbang sehingga dapat menimbulkan keterlambatan pada lintasan produksi guna
memenuhi permintaan konsumen.Untuk mengatasi masalah keseimbangan lintasan produksi tersebut pada
perusahaan tersebut, maka akan dilakukan penelitian untuk menyeimbangkan lintasan produksi guna memenuhi
permintaan konsumen. Metode yang digunakan adalah Rank Position Weight yang mengutamakan waktu elemen
kerja terpanjang dan Metode Region Approach. Hasil dari penelitian ini berupa usulan pemilihan solusi terbaik
dalam mengatasi masalah keseimbangan lintasan produksi pada PT. Boma Bisma Indra (pesero) dengan
menggunakan metode Rank Position Weight dan metode Region Approach. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa
dalam menggunakan metode Rank Position Weight dan Region Approach menghasilkan 3 stasiun kerja dengan
waktu proses 1667,22 menit, balance delay 12%, efisiensi sistem 88%, output produksi 13 unit/bulan.. Dari sekian
data, akan menghasilkan uraian yang menjelaskan bahwasannya menggunakan metode Rank Position Weight dan
Region Approach merupakan usulan terbaik dalam menangani masalah keseimbanganh lintasan produksi pada
perusahaan dengan meninngkatkan output produksi sebesar85%.