Abstract :
Industri kimia adalah industri yang mempunyai peranan penting dalam
pembangunan negara, selain pengembangan disektor industri dan kemajuan jaman,
kebutuhan akan produk-produk yang dihasilkan dari industri kimia semakin meningkat.
Asam Sulfat (H2SO4) merupakan salah satu bahan kimia yang banyak digunakan dalam
berbagai keperluan, baik digunakan secara langsung maupun sebagai bahan baku untuk
keperluan industri. Asal usul pengenalan asam sulfat sejak abad kesepuluh,
Pembuatanya melalui belerang dengan saltpeter, pertama kali dijelaskan oleh
Valentinus pada abad ke lima belas. Pada tahun 1746, Roebuck dari Birmingham,
Inggris, memperkenalkan proses kamar timbal. Proses kontak pertama kali ditemukan
pada tahun 1981 oleh Philips.
Proses kontak dimulai dari belerang yang telah dipanaskan direaksikan dengan
oksigen didalam konverter. Didalam konverter terdapat katalis Vanadium pentaoksida
(V2O5). gas hasil konverter atau reaktor dimasukkan kedalam menara penyerap atau
absorber. Hasil dari proses kontak adalah asam sulfat 98 %. Perancangan pabrik asam
sulfat proses kontak dilakukan pada kawasan industri Titan, desa Bojonegoro kabupaten
Serang-Banten. Kapasitas Produksi pabrik asam sulfat adalah 100,000 ton H2SO4/tahun
atau 12626.2626 kg/jam. Bahan baku sulfur yang diperlukan 5722.9554 kg/jam batuan
belerang 95 %. Dari analisa yang dilakukan didapatkan harga PO = 2 tahun 4 bulan,
ROI sebelum pajak = 31.44 %, ROI sesudah pajak = 23.58 %, BEP = 49.54 %, SDP
= 15.63 %, IRR = 24.06 %. Dari hasil analisa ekonomi didapatkan bahwa pabrik Asam
sulfat yang dirancang layak untuk didirikan.