Abstract :
Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik, PLN mempunyai program kerja
untuk menambah pembangkit baru di berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Berkaitan dengan hal diatas perlu dilaksanakan survei penyelidikan lapangan.
Survei ini akan mencakup kegiatan pemetaan topografi, hidro-oceanografi yang
diperlukan di rencana lokasi pembangkit baru. Dalam penelitian ini penulis akan
membahas mengenai penerapan manajemen proyek secara rinci mulai dari
perencanaan, penjadwalan, hingga pengendalian proyek survei hidro-oceanografi
pada studi penyelidikan lapangan PLTGU yang bertempat di PJB UP-GRESIK.
Untuk proses penelitian ini dijelaskan mengenai bagaimana menyusun
manajemen proyek survey Hidro-oceanografi mulai dari perencanan (RAB, Tenaga
Ahli, dan Waktu), hingga pelaksannan jalannya suvey. Sedangkan untuk hasil dan
pembahasan akan dijelaskan mengenai evaluasi biaya, evaluasi kinerja SDM dan
evaluasi waktu penyelesaian dari masing-masing kegiatan survei. Kemudian
dipaparkan mengenai analisa manajemen biaya, analisa manajemen kapasitas kerja
SDM dan analisa manajemen waktu penyelesaian proyek.
Kesimpulan dari penelitian mengenai penerapan manajemen proyek pada
kegiatan Survei Hidro-Oceanografi ini adalah dalam menyusun sebuah konsep
manajemen proyek survey hidro-oceanografi, hal yang paling utama di perhatikan
adalah menguasai dan memahami isi dari KAK Proyek, dan tingkat keberhasilan
proyek dipengaruhi oleh tiga faktor penting, yakni manajemen tenaga ahli dan staf
pendukung, manajemen biaya survey dan manajemen waktu pelaksanaan proyek.
Kata Kunci : PLTGU, Hidro-Oceanografi, Manajemen