Abstract :
Kegiatan pertambangan mempunyai karakteristik lahan yang khas
dibandingkan dengan karakteristik kegiatan lainnya, terutama menyangkut sifat, jenis dan lokasinya. Kegiatan pertambangan melibatkan eksploitasi sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui dan sering ditemukan pada lokasi- lokasi yang terpencil. Kegiatan pertambangan dapat mengakibatkan perubahan kondisi lingkungan. Hal ini dapat dilihat dengan hilangnya fungsi proteksi terhadap tanah, yang juga berakibat pada terganggunya fungsi-fungsi lainnya. Di samping itu, juga dapat mengakibatkan hilangnya keanekaragaman hayati, terjadinya degradasi pada daerah aliran sungai, perubahan bentuk lahan, dan terlepasnya logam-logam.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan lahan bekas pertambangan mangan di Kabupaten Belu khususnya di Desa Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat yang sesuai, selain itu penelitian ini juga di dukung oleh adanya kebijakan pemerintah daerah dan kesiapan masyarakat sekitar. Alat analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa penatagunaan lahan, analisa kebijakan pemerintah dan analisa kesiapan masyarakat. Dari hasil analisa ini di dapatkan hasil bahwa di lokasi bekas tambang mangan tersebut untuk kesesuaian lahan tanaman lahan kering dan tanaman tahunan yang dapat di tanami di lokasi penelitian.