Abstract :
Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kondisi di lokasi studi tergolong permukiman kumuh. Hal ini disebabkan karena kondisi permukiman yang ada memiliki ciri-ciri yang tampak, seperti permukiman yang sangat padat tidak ada sirkuasi udara yang baik, kemudian karena keterbatasan penghasilan, kemampuan masyarakat untuk meningkatkan mutu dan kesehatan lingkungan pun menjadi sangat kurang. Selain itu permasalahan fisik bangunan serta sanitasi dasar yang ada juga jauh dari standar sehat.
Dalam mengidentifikasi kondisi permukiman di lokasi studi dilakukan pengumpulan sejumlah informasi atau data melalui penyebaran kuisioner ke mayarakat agar dapat mengetahui secara langsung karakteristik fisik permukiman serta sanitasi dasar yang ada di lokasi studi berdasarkan informasi dari masyarakat. Selain itu pula dilakukan pengumpulan data mengenai tingkat kesehatan masyarakat dari instansi terkait (PUSTU) serta pihak yang bertanggung
jawab pada lingkup desa, baik berupa data hasil wawancara maupun data nominal. Berdasarkan hasil identifikasi di atas dirasa cukup untuk dilakukan sebuah analisa yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang disebabkan oleh karakter permukiman (fisik bangunan maupun sanitasi dasar) terhadap tingkat kesehatan penghuninya