DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Ketelitian Vertikal Digital Terrain Model (DTM) UAV dan TLS pada Area Pertambangan Batubara
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Azizah, Amelia Nur
Subject
Geodesy Engineering 
Datestamp
2023-03-28 05:48:48 
Abstract :
Pada industri pertambangan batubara, survei pemetaan dilakukan untuk memperoleh pandangan tentang bentuk permukaan bumi dengan membuat peta topografi, survey/pengukuran dilakukan menggunakan metode terestris (pengukuran langsung) dengan TLS. Seiring dengan perkembangan teknologi maka perusahaan perlu menerapkan operasional pekerjaan yang efisien sesuai dengan prosedur serta aturan/peraturan yang berlaku untuk mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan metode fotogrametri dengan UAV Drone DJI Phantom 4Pro sebagai alternatif dari pengukuran TLS untuk pembuatan model topografi di area pertambangan batubara yang dinilai dapat meningkatkan efisiensi operasional pekerjaan. Penelitian ini dilakukan dengan menguji akurasi vertikal berdasarkan standar ASPRS (2013), uji statistik, uji penampang melintang, dan perhitungan volume pada DTM hasil pengukuran dari UAV dengan TLS. Berdasarkan analisis ketelitian vertikal pada ICP, DTM UAV masuk kedalam kelas akurasi vertikal kelas II dengan RMSEz sebesar 2.4cm dan nilai toleransi dengan tingkat kepercayaan 95% yaitu 4.8cm. Pada analisis penampang melintang menunjukkan bahwa DTM UAV memiliki elevasi yang serupa dengan DTM TLS dengan RMSEz terkecil yaitu 2.2 cm. Pada uji statistik menunjukkan data terdistribusi normal dan tidak ada perbedaan signifikan antara nilai elevasi pada kedua data DTM. Pada perhitungan volume antar kedua DTM diketahui bahwa nilai elevasi yang kecil pada DTM UAV dapat berpengaruh pada perhitungan volume batubara. Berdasarkan hasil analisa dapat diketahui bahwa penggunaan UAV dapat dijadikan sebagai alternatif pengukuran untuk pembuatan model topografi tiga dimensi di area pertambangan batubara, akan tetapi tidak disarankan untuk digunakan sebagai dasar perhitungan volume batubara. 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang