Abstract :
Perkembangan teknologi penginderaan jauh menghasilkan banyak pilihan citra
satelit beresolusi tinggi. Citra satelit harus memiliki kesalahan geometrik yang
kecil. Sehingga, objek pada citra satelit sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di
lapangan. Ground Control Point (GCP) dengan akurasi baik yang diperoleh dari
survei Global Positioning System (GPS) diperlukan untuk menghasilkan koreksi
geometrik yang maksimal.
Pemanfaatan citra satelit resolusi tinggi merupakan salah satu data dasar yang
digunakan untuk pembuatan peta skala besar. Pada penelitian ini, citra pada
Google Earth dan citra Pleiades-1A dikoreksi geometrik dengan model matematis
polinomial. Uji ketelitian geometrik dilakukan menggunakan 12 titik Independent
Check Point (ICP) dan sampel jarak serta luasan yang mengacu pada standar
ketelitian peta dasar kelas 3 skala 1:5000 dalam Peraturan Kepala Badan
Informasi Geospasial (BIG) Nomor 15 Tahun 2014 dengan uji statistik yang
digunakan yaitu uji statistik t-test.
Hasil uji ketelitian geometrik horizontal titik ICP pada penelitian ini menunjukkan
bahwa citra hasil koreksi geometrik model matematis polinomial memenuhi
standar ketelitian peta dasar kelas 3 skala 1:5000 dengan nilai Circular Error 90%
(CE90) pada citra Google Earth sebesar 1,532 m dan citra Pleiades-1A sebesar
1,403 m. Hasil ketelitian objek sampel jarak menghasilkan nilai rata-rata Root
Mean Square Error (RMSE) pada citra Google Earth dan Pleiades-1A sebesar
1,386 m dan 0,966 m. Sedangkan pada sampel luasan nilai rata-rata RMSE yang
diperoleh sebesar 2,289 m dan 1,547 m. Analisis uji statistik t-test dengan taraf
signifikasi (?) 10% memenuhi toleransi terhadap rata-rata pengukuran di lapangan
dengan nilai yang diperoleh berada dibatas ukuran Ho (x
1 ? µ x
2
), sehingga Ho
dapat diterima.