Abstract :
Perkembangan wilayah kota umumnya ditandai dengan perluasan wilayah perkotaan menyebabkan laju konversi penggunaan tanah semakin cepat. Namun dengan jumlah yang tidak bisa bertambah sementara dengan permintaan yang terus meningkat meyebabkan harga tanah menjadi tinggi dan semakin fluktuatif. Sebagai Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan dan dilewati oleh Jalan arteri primer, Perkotaan Kecamatan Lawang mengalami perkembangan kota yang cukup pesat. Dalam beberapa teori disebutkan bahwa struktur nilai tanah, pusat kota dianggap sebagai tempat yang paling mempunyai aksesibilitas terbesar dan dari lokasi inilah "centrality value" (nilai pemusatan) akan menurun secara teratur kearah luar sampai pada pinggiran kota. Skala kota yang berbeda akan memiliki pola harga yang berbeda. Seiring dengan perkembangan kota dan jaringan transportasi yang semakin kompleks meyebabkan terjadi penyimpangan teori ini sehingga jaringan jalan ditambahkan sebagai salah satu faktor yang berpengaruh kuat terhadap pola nilai tanah kota. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga tanah perkotaan adalah faktor ekstrinsik yaitu karakter fisik tanah, karakter lokasional, dan karakter legal. Harga tanah pada lokasi studi diketahui dengan menggunakan analisa GIS. Dari tiga karakteristik tanah yang mempengaruhi harga tanah dilakukan analisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh. Hasil dari analisa yang dilakukan adalah pola harga tanah pada lokasi studi mempunyai pola yang hamper menyerupai dengan model yang dikembangkan oleh BJ Berry, namun terjadi penyimpangan dikarenakan pengaruh keberadaan jalan arteri primer hal ini dilihat dari pola penyebaran harga tanah yang mempunyai tingkatan harga yang semakin tinggi jika lokasinya semakin mendekat ke jalan arteri dan harga semakin menurun setelah menjauh dari jalan arteri, dan adanya pengaruh yang signifikan dari faktor jarak rumah sakit, jarak pasar, kelerengan, jenis penggunaan, dan kelas jalan yang mempengaruhi harga tanah.