Abstract :
Ruas jalan Ngetal-Kebon merupakan jalan kabupaten sepanjang 4,6 km yang terletak di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Jalan ini mempunyai kepadatan lalu lintas cukup tinggi karena merupakan jalur menuju tempat wisata, perkebunan dan industri. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai jenis dan tingkat kerusakan jalan. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya tingkat pelayanan barang dan jasa pada jalan tersebut. Metode yang digunakan untuk menganalisa kerusakan dan rencana penanganan jalan yaitu metode SDI (Surface Distress Index), IRI (International Roughness Index) dan RCI (Road Condition Index). Pelaksanaan penelitian ini meliputi survey kerusakan jalan secara visual dan membagi ruas Jalan Ngetal ? Kebon per 200 meter menjadi 23 segmen. Untuk menentukan tebal lapis tambah (Overlay) dilakukan analisa lalu lintas harian rata-rata dan pengujian lendutan dengan alat Benkelman Beam. Dari hasil survei dan analisa didapat Presentase Permukaan Perkerasan 1,03%, Kondisi Retak 0,70%, Kerusakan Lain 6,26% dan 92,00 Kondisi Baik. Berdasarkan dari hasil dari analisa dengan menggunakan metode SDI dan IRI didapatkan nilai kondisi jalan masuk kategori Sedang dan Rusak Ringan. Jenis Penanganan kerusakan berdasarkan nilai kondisi tingkat kerusakan jalan adalah Pemeliharaan Rutin dan Pemeliharaan Berkala. Setelah dilakukannya pengujian analisa lalu lintas harian rata-rata dan dilakukannya pengujian lendutan dengan alat Benkelman Beam didapatkan tebal lapis tambah (Overlay) dengan tebal 4 cm dan total rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk perbaikan seluruh segmen sebesar Rp 2.305.544.000.