Abstract :
Fokus dari perancangan Museum kesenian Jawa Timur di kota Malang adalah bagaimana menyelesaikan permasalahan penyediaan wadah terhadap barang-barang kesenian. Yang diselesaikan dengan pendekatan arsitektur post- modern. Secara inofatif, ekspresif, artistik, dan tetap memperhatikan fungsi-fungsi yang ada didalam maupun diluar / lingkungan sekitar.
Laporan ini dimaksudkan untuk menghasilkan suatu produk yaitu obyek dengan penerapan arsitektur post-modern (Michael Graves) yang tertuang dalam Museum kesenian Jawa Timur di Kota Malang.