Abstract :
Studi kelayakan financial adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu proyek dilaksanakan dengan berhasil dilihat dari aspek financial. Dengan ringkas kita bisa katakan bahwa tujuan studi kelayakan financial untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar dalam investasi yang ternyata tidak menguntungkan
Proyek pembangunan perumahan Citraland Bayview City Ambon mempunyai nilai investasi yang menjanjikan. Lokasi yang strategis, adanya ketersediaan bahan baku atau material, tingkat permintaan yang meningkat akan perumahan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan ekonomi, adalah beberapa faktor perlunya studi kelayakan financial proyek
Dalam perencanaan proyek perumahan Citraland Bayview City Ambon akan dibangun sebanyak 300 unit rumah diatas lahan 39,00 Ha dengan biaya investasi sebesar Rp.17.290.799.499,07. Dari nilai investasi sejumlah Rp.17.290.799.499,07, sumber investasinya berasal dari dana sendiri Rp.9.290.799.499,07 (53.73%) dan dana external (Bank) sebesar Rp.8.000.000.000,00 (46.2796) dengan tingkat suku bunga 16% per tahun. Jangka waktu pinjaman selama umur proyek yaitu 6 tahun atau 72 bulan.
Sumber pendapatan pada proyek perumahan Citraland Bayview City
Ambon adalah dari penjualan rumah, dimana harga per unit rumah Rp 110.000.000,00. Jadi total penghasilan dari penjualan rumah sebesar 300 unit adalah Rp.33.000.000.000,00. Berdasarkan hasil analisa, bahwa hasil yang diperoleh pada proyek pembangunan perumahan Citraland Bayview City Ambon adalah layak. Dengan hasil yang
didapat dari metode penilaian investasi yang digunakan didapat nilai-nilai sebagai berikut: 1. Net Present Value (NPV), yaitu Rp.166.772.188,00 berarti nilai yang
dihasilkan positif.
2. Average Rate Of Return (ARR)>i, yaitu 16% per tahun.
3. Nilai Break Event Point (BEP) adalah pada penjualan 116 unit rumah
atau 37,67% dari total produksi yaitu 300 unit.