Abstract :
Pengembangan kawasan Danau Lindu sebagai destinasi wisata alam
unggulan yang ada di Sulawesi Tengah mempunya potensi wisata terdiri dari
wisata pengamatan burung dan babirusa, berkemah, memandang keindahan
Danau Lindu yang di kelilingi oleh hutan yang lebat, berperahu, dan
memancing. Adapun selain itu ada wisata budaya yaitu wisata makam raja
Maradindo, dan Rumah Adat Lobo. Sebagai kawasan wisata tentunya tidak
terlepas dari komponen pelengkap pariwisata yang terdiri dari sarana dan
prasaran yang mendukung daya tarik wisata.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriktif kualitatif dan
triangulasi , dengan sasaran I identifikasi elemen-elemen ekowisata, sasaran
II, identifikasi potensi dan masalah di kawasan wisata Danau Lindu, dan yang
ketiga, Merumuskan konsep pengembangan ekowisata di kawasan wisata
Danau Lindu
Hasil Analisa menggunakan temuan di lapangan dengan
pengumpulan data primer observasi survey lapangan,. Serta survey sekunder
dengan menggunakan studi kepustakaan , dan data instansi. Analisa sasaran I
identifikasi elemen-elemen ekowisata menggunakan analisa deskriptif
kualitatif, sasaran II indentifkasi potensi dan masalah di kawasan wisata
Danau Lindu menggunakan analisa deskriptif kualitatif, sasaran III
merumuskan konsep pengembangan ekowisata di kawasan Danau Lindu
menngunakan analisa deskriptif kualitatif