Abstract :
Indonesia sebagai negara kepulauan berada di garis khatulistiwa dimana dua
pertiga wilayahnya adalah laut yang mempunyai peranan penting dalam proses
perubahan iklim baik lokal maupun global. Dinamika laut regional dan suhu
permukaan laut (SPL) merupakan faktor penting yang mempengaruhi dinamika
iklim regional dan iklim global. Suhu perairan juga merupakan salah satu parameter
yang secara langsung mempengaruhi kehidupan organisme laut. Perubahan suhu
akan mempengaruhi metabolisma, reproduksi dan distribusi ikan di laut.
Untuk mengetahui akurasi pemetaan hasil pengolahan citra nilai suhu
permukaan laut di perairan Selatan Kabupaten Malang pada bulan Agustus 2016,
pemetaan dilakukan dengan mengolah data citra Landsat-8 tanggal 21 Agustus
2016 dengan menggunakan perangkat lunak ENVI 5.1 dan ArcGis 10.0 kemudian
dianalisis. Hasil analisis pengolahan citra dikolerasikan dengan data hasil
pengukuran lapangan untuk mengetahui akurasi pemetaan.
Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang bagus antara estimasi suhu
permukaan laut pada citra dengan data lapangan. Akurasi pemetaan menggunakan
regresi polynomial 2 untuk SPL koefisien determinasi (R2) sebesar 0,55590 dengan
RMSE = 1,47084 dan NMAE = 5, 27883%, dimana SPL tertinggi pada tahun 2016
adalah 29°C. Sedangkan untuk tahun 2015, SPL tertingginya adalah 28.5°C. Dari
hasil SPL menunjukan adanya perbedaan suhu antara tahun 2015 dengan suhu
tahun 2016, terjadi kenaikan suhu sebesar 0,5°C.