Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Londong, Leslie Triningtyas
Subject
Area Planing Engineering (PWK)
Datestamp
2023-05-25 01:19:47
Abstract :
Indonesia memiliki beragam budaya yang berkembang dalam masyarakat.
Budaya yang beragam memiliki beragam pengaruh dalam kehidupan masyarakat,
seperti dalam permukiman tradisional. Salah satu permukiman tradisional di
Sumba yang ruangnya dipengaruhi kepercayaan masyarakat yaitu Kampung Adat
Tarung yang berada di Desa Sobawawi, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba
Barat. Di Kampung Adat Tarung, rumah-rumah dibangun berderet mengelilingi
kubur batu dan natara (halaman). Kubur batu tersebut merupakan bentuk
penghormatan terhadap para leluhur, serta keinginan untuk dekat dengan arwah
para leluhur. Sedangkan natara merupakan halaman yang digunakan untuk
upacara terkait kepercayaan Marapu.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana
pemanfaatan ruang dalam Kampung Adat Tarung, Kecamatan Loli, Kabupaten
Sumba Barat berdasarkan kepercayaan Marapu. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kepercayaan Marapu merupakan kepercayaan terhadap Sang Pencipta
melalui perantara berupa roh nenek moyang. Berdasarkan kepercayaan Marapu,
terdapat setting yang membentuk pola pemanfaatan ruang Kampung Adat Tarung
berupa setting spasial, setting budaya, dan setting ekonomi, yang membutuhkan
ruang untuk beraktivitas. Ruang yang digunakan berupa ruang dalam rumah adat,
ruang dalam lingkup kampung adat, serta ruang di luar kampung adat.
Kepercayaan Marapu juga berpengaruh terhadap Kampung Adat Tarung dilihat
dari elemen permukiman menurut Doxiadis (1986) berupa unsur alami (nature),
individu (man), masyarakat (society), bangunan (shells), serta jaringan (nettwork).