Abstract :
Pada IPL TPA Klotok Kota Kediri, kolam constructed wetland tidak digunakan secara optimal. Hal ini berpengaruh pada hasil outlet IPL yang tidak sesuai dengan baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.59 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan tanaman cattail (Typha angustifolia) dan papirus (Cyperus papyrus).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan tanaman cattail (Typha angustifolia) dan papirus (Cyperus papyrus) dalam mengolah limbah air lindi. Variabel yang digunakan adalah variasi tanaman dengan perbandingan 0:0, 0:1, 1:0, dan 1:1, dan waktu detensi yaitu 1 hari, 2 hari, dan 3 hari. Parameter yang diukur yaitu COD dan TSS.
Hasil penelitian menunjukkan kadar air lindi IPL TPA Klotok Kota Kediri setelah dilakukan pengolahan constructed wetland dengan menggunakan tanaman cattail (Typha angustifolia) dan tanaman papirus (Cyperus papyrus) belum sesuai dengan standar baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.59/Menlhk/Setjen/Kum.1/7 Tahun 2016. Waktu paling efektif dalam penurunan kadar pencemar adalah hari ke-3 dengan persentase removal COD sebesar 81,67% pada reaktor campuran tanaman cattail-papirus dan TSS sebesar 78,13% pada reaktor tanaman papirus (Cyperus papyrus).