DETAIL DOCUMENT
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN MONDU II MENGGUNAKAN BOX GIRDER PRATEGANG, KABUPATEN SUMBA TIMUR – NUSA TENGGARA TIMUR
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Moruk, Kraisantus
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2023-05-16 06:45:01 
Abstract :
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah. Rintangan ini dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalu lintas biasa). Jembatan Mondu II Penghubung Waingapu-Mondu merupakan jembatan yang sudah lama di bangun pada tahun 1991 dan belum ada perbaikan dari mulai dibangun sampai sekarang. Jembatan dengan Panjang total 123 meter dan lebar lantai kendaraan 4,5 meter itu terbagi atas dua bentang. Bentang pertama dan bentang kedua memiliki panjang yang sama yaitu 61,5 meter. Penyusun hendak merencanakan ulang jembatan Mondu II menggunakan alternatif beton prategang berpenampang Box Girder sebagai alternatif yang mungkin bisa digunakan pada perencanaan jembatan Mondu II. Analisa statika menggunakan statis tertentu dan metode pelaksanaan secara segmental untuk mendapatkan section properties dari penampang box girder. Peraturan yang penyusun gunakan dalam perhitungan adalah SNI 1725-2016, SNI 2847-2019 dan sistem pemberian tegangannya secara Pasca Tarik (Post-Tension). Materi pembahasan meliputi perencanaan tata letak tendon, kehilangan gaya prategang, kontrol tegangan dan lendutan,penulangan box girder-geser, dan end block. Kabel prategang yang digunakan adalah tendon VSL type GC Grade 270, berdasarkan prEN 10138-3 (2006) type Y1860S7 dengan tipe 6-37 unit. Hasil yang diperoleh dari perencanaan box girder prategang ialah, digunakan 30 segmental untuk satu bentang yang terbagi menjadi 3 jenis segmen yaitu segmen tumpuan, segmen deviator, dan segmen strandar. Menggunakan 12 buah tendon VSL tipe GC dengan 37 strand tiap tendon. Adapun total kehilangan prategang yang terjadi sebesar 11,725 % dan tidak terjadi tegangan tarik. Kata Kunci : Box Girder Prategang, Metode Span-by-Span, Tendon VSL 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang