Abstract :
Penerpan ISO (The International For Standaritatio) 9000 series sebagai standar sistem mutu yang diakui ditingkat international, merupakan salah satu langkah untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Dalam hal ini, perusahaan berupaya untuk mendapatkan sertifikasi guna mencapai standar mutu yang diakui di tingkat internasional. Standar ini tidak hanya memeperhatikan kualitas produk atau jasa, tetapi lebih menekankan pada sistem untuk mendapatkan mutu yang disyaratkan tersebut.
Berawal dari permasalahan yan terjadi, dimana ada setiap tahapan-tahapan pekerjaan ditinjau atau diberi penilaian dari cara pekerjaannya yang sesuai dengan stndarisasi yang ditetapkan terutama pada tahapan pekerjaan atap. Dimana dari tiap item pekerjaan dilkukan perbaikan jika memang ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar mutu yang ingin dicapai. Dalam tiap tahapan pekerjaan atap terdapat kealahan minor dan didalam salah satu item pekerjaan atap tersebut yang bermasalah adalah tahapan pekerjaan waterproofing. Dimana sambungan beton lantai atap tidak di perhatikan dengan baik dan kemiringan lantaipun kurang di perhatikan. Dan untuk mencapai standarisasai yang ada di lakukanlah perbaikan, yaitu dilakukan perendaman selama 24 jam hingga mengetahui adanya rembesan air, selain itu juga dalam memperbaiki bahan yang di gunakan dalam proyek ini menggunakan waterproofing Barra Lastic produksi MBT untuk toilet, sedangkan untuk area atap menggunakan waterproofing produksi HITCHINS, tipe TRAFFIGARD
Metode Penerapan langkah-langkah dalam Pengendalian Mutu Terpadu dalam menemukan sebab-sebab dan permasalahan yang dihadapi kontraktor dalam upayanya mencapai mutu produk atau jasa yang di syaratkan, merupakan suatu langkah yang tepat. Dalam hal ini, perusahaan akan menerapkan suatu langkah-langkah pemecahan permasalahan dengan menggunakan sejumlah alat dasar diagnosa yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah analisa dan diagnosa sebab-sebab permasalahan dalam upaya pengendalian mutu suatu produk atau dalam memenuhi standar mutu yang di akui secara internasional. Tingkat keberhasilan hasil mutu untuk pekerjaan yang menerapkan Standar Mutu ISO 9001 dan efisiensi yang dicapai dengan penerapan langkah- langkah Pengendalian Mutu Terpadu dalam memecehkan permasalahan yang timbul adalah terutama pada tahapan pekerjaan waterproofing