Abstract :
Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.
Bergbagai bencana alam mulai dari gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi,
banjir dan tanah longsor, kekeringan dan kebakaran hutan rawan terjadi di
Indonesia. Hampir 80% wilayah kabupaten/kota diseluruh Indonesia memiliki
potensi bencana (rawan bencana). Kabupaten Sukoharjo merupakan kawasan yang
rawan terjadi bencana alam, salah satunya adalah banjir. Banjir disebabkan oleh
luapan air sungai yang ada disekitar akibat terjadinya hujan dan menggenangi
dataran Kabupaten Sukoharjo.
Dalam penelitian ini menggunakan citra Landsat 8 Kabupaten Sukoharjo.
Yang terlebih dahulu dilakukan koreksi geometrik terhadap citra tersebut, yang
selanjutnya dilakukan klasifikasi secara termbimbing denggan menggunakan
metode deliniasi pada software Arc GIS 10.3. Data yang digunakan untuk
melakukan analisis rawan banjir selain peta tutupan lahan yaitu peta curah hujan,
peta jenis tanah, dan peta kelerengan. Dimana masing ? masing parameter tersbeut
dilakukan analisis dengan menggunakan metode overlay.
Berdasarkan hasil analisis terhadap beberapa parameter yang telah
dilakukan overlay memiliki hasil, bahwa daerah yang sangat terjadi rawan banjir
merupakan kecamatan Bulu dengan Luas kerawanan 842 ha. Sedangkan daerah
yang tidak memilik tingkat kerawanan terhadap bencana banjir yaitu kecamatan
Sukoharjo dengan luas tidak rawan sebesar 3581 ha.