DETAIL DOCUMENT
AJIAN AWAL PEMANFAATAN BATU SCORIA SEBAGAI AGREGAT KASAR DENGAN PARAMETER KUAT TARIK LENTUR PADA BETON RINGAN
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Mardian, Brian
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2023-05-19 00:23:08 
Abstract :
Dalam membuat sebuah bangunan konstruksi beton yang paling di utamakan adalah tingkat keamanan dan ekonomis. Tingkat keamanan dalam artian konstruksi beton mempunyai mutu beton sesuai yang direncanakan. Ekonomis dalam artian efisien dalam pengeluaran biaya. Mutu beton mempengaruhi oleh beberapa faktor seperti agregat kasat, bahan tambahan (admixture atau additive), kuat tarik lentur, dan lain-lain. Salah satunya yang penting adalah kuat tarik lentur. Kuat tarik lentur adalah untuk menaksirkan kekuatan beton yang menyebar sehingga semakin besar tingkat kepadatannya maka semakin besar nilai kuat tarik lentur pada beton.sa;a satu cara untuk meningkatkan nilai keekonomisan sebuah konstruksi beton. Kita bisa mengganti beton biasa menggunakan beton ringan dengan mutu yang sama. Dengan cara mengganti agregat kasarnya dengan batu yang lebih ringan seperti Batu Scoria. Tujuan penelitian ini adalah memberikan alternatif baru tentang penggunaan batu scoria sebagai pengganti agregat kasar dan untuk mengetahui pengaruh agregat kasar batu scoria terhadap kuat tarik lentur. Dengan mengkaji hubungan variabel yang akan diteliti serta mempelajari teori-teori yang ada untuk merumuskan hipotesis penelitian dan melakukan percobaan di laboratorium untuk mendapatkan data-data yang di perlukan. Hasil penelitian menyatakan penggunaan variasi mutu beton rencana berpengaruh terhadap kenaikan nilai kuat tarik lentur. Mutu beton rencana 17,5 MPa diperoleh sebesar 3.8495 MPa, mutu beton rencana 20 MPa diperoleh sebesar 3,8839 MPa, mutu beton rencana 22,5 diperoleh sebesar 4,0041 MPa, mutu beton rencana 25 MPa diperoleh sebesar 5,0868 MPa. Semakin besar nilai mutu beton rencana semakin besar nilai kuat tarik lenturnya. Nilai kuat tarik lentur terbesar pada hasil penelitian ini adalah 5,0868 MPa pada mutu beton rencana 25 Mpa. Ini dikarenakan semakin besar mutu beton rencana, semakin padat benda ujinya. Maka semakin besar nilai kuat tarik lenturnya. 

File :
0521026.pdf
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang