Abstract :
Kekeringan pada dasarnya diakibatkan oleh kondisi hidrologi suatu daerah dalam
kondisi air tidak seimbang. Kekeringan terjadi akibat dari distribusi hujan tidak
merata yang merupakan satu-satunya input bagi suatu daerah. Ketidakmerataan
hujan ini akan mengakibatkan di beberapa daerah yang curah hujanya kecil akan
mengalami ketidakseimbangan antara input dan output air. Salah satu dari jenis
kekeringan yaitu kekeringan meteorologi berkaitan dengan tingkat curah hujan
dibawah normal dalam satu musim. Pengukuran kekeringan meterologi
merupakan indikasi pertama adanya kekeringan. Sistem Informasi geografi adalah
suatu sistem Informasi yang dapat memadukan antara data grafis (spasial)
dengan data teks (atribut) objek yang dihubungkan secara geogrfis di bumi
(georeference).
Zona adalah kawasan atau area yang memiliki fungsi dan karakteristik lingkungan
yang spesifik, maka zona dipastikan memiliki suatu identitas atau ciri yang
berbeda dari area lain disekitarnya. Zona disini dimanfaatkan untuk membagi
beberapa wilayah menjadi beberapa bagian seperti daerah dengan tingkat
kekeringan terendah sampai yang paling ekstrim. Standardize Precipilation Index
(SPI) merupakan indeks probabilitas yang digunakan untuk mengukur tingkat
kebasahan dan kekeringan suatu wilayah. SPI banyak digunakan diberbagai
negara sebagai indeks kekeringan yang mampu memonitor kekeringan karena
perhitungan SPI yang didasarkan pada pos curah hujan. Analisa indeks
kekeringan dengan menggunakan SPI, dan analisa interpolasi nilai SPI untuk
mendapatkan sebaran kekeringan. SPI (Standardize Precipilation Index). Thiessen
polygon merupakan cara memperhatikan tebal hujan dan jumlah stasiun, juga
memperkirakan luas wilayah yang diwakili oleh masing-masing stasiun untuk
digunakan sebagai salah satu faktor dalam menghitung hujan rata-rata daerah
yang bersangkutan.
Dari hasil monitoring selama 5 tahun dengan metode SPI (Standardize
Precipilation Index) kekeringan terberat terjadi di stasiun Lelogama, Camplong,
Naibonat, dan Oekabiti dengan tingkat kekeringan kering