Abstract :
Transportasi merupakan bagian yang sangat penting karena mendukung
pergerakan masyarakat dan juga barang. Kuala Kapuas merupakan pintu
gerbang yang menghubungkan pergerakan penumpang dan/atau barang
dari Provinsi Kalimantan Selatan menuju Provinsi Kalimantan Tengah
ataupun sebaliknya. Namun, terminal yang telah dibangun oleh pemerintah
daerah masih belum optimal dari aspek fasilitas ? fasilitas yang dimiliki
oleh terminal bus Banama tidak memenuhi standar. Akan tetapi terdapat
sedikit kendala dalam menghidupkan kembali terminal bus Banama ini
yang di mana adanya persepsi dari penumpang dan pengemudi angkutan
yaitu terminal bus Banama terlalu jauh dari pusat keramaian seperti pasar,
dan juga permukiman masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
Mengidentifikasi kriteria lokasi standar dan perspektif dari PO Bus dan
masyarakat untuk terminal bus tipe ? B di Kuala Kapuas. (2) Menentukan
alternatif lokasi terminal bus tipe ? B di Kuala Kapuas. Menggunakan
metode kuantitatif ? kualitatif, dengan teknik analisa yang digunakan yaitu
analisis Delphi, analisis spasial dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil
penelitian menyatakan bahwa dari 8 (delapan) kriteria dari lokasi standar
dan perspektif dari PO Bus dan masyarakat yaitu jaringan trayek, lokasi,
kelas jalan, jarak minimal antar dua terminal, luas lahan, akses keluar
masuk terminal, lokasi terminal, dan keamanan sudah sesuai dan dapat
disepakati, hasil analisis spasial semua aspek telah memenuhi ketentuan.
Untuk alternatif lokasi terminal bus tipe ? b yang sesuai adalah alternatif
lokasi 1 yang di mana lokasi tersebut memenuhi kriteria dari standar untuk
lokasi terminal bus tipe ? B.