Abstract :
Penggunaan lahan bertujuan untuk mencukupi kebutuhan baik secara kebendaan
maupun spiritual maupun keduanya. Dengan bertambahnya jumlah manusia yang
mendiami permukaan bumi diikuti perkembangan kegiatan usaha dan budayanya,
maka bertambah pula tuntutan kehidupan yang dikehendaki untuk
mempertahankan kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, semakin
meningkatnya kebutuhan manusia akan persediaan lahan akan mempengaruhi
besaran temperatur penggunaan lahan di permukaan tanah, yang menyebabkan
kurangnya kenyamanan manusia. Maka diadakannya penelitian ini bertujuan
sebagai pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk mengetahui
hubungan nilai temperatur lingkungan rata-rata per RT dengan
Persentasekomposisi penggunaan lahan per wilayah RT di Kecamatan
Lawokwaru.
Penelitian di lakukan dalam waktu dua bulan, yaitu bulan November dan
Desember 2016 dengan data yang digunakan adalah data hasil pengukuran per
wilayah RT, data yang ditampilkan berdasarkan tempat, waktu, kondisi cuaca dan
temperatur serta dianalisis untuk melihat hubungan antara Persentase komposisi
penggunaan lahan dengan temperatur lingkungan per wilayah RT.
Dari peta pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan dari data analisa,
hubungan persentase penggunaan lahan dengan temperatur di Kecamatan
Lowokwaru berdasarkan Kelurahan, terdapat hubungan persentase lahan
terbangun lebih tinggi dibandingkan jalan dan vegetasi, kondisi ini terkait dengan
lahan terbangun yang terlalu padat sehingga memiliki temperatur yang lebih
tinggi (panas) memiliki temperatur dominan pada range temperatur 29,7-31,5 oC.
Serta berdasarkan RT/RW, hubungan persentase penggunaan lahan dengan
temperatur bahwa setiap Persentasememiliki besaran temperatur berbeda beda,
sehingga dapat disimpulkan, bahwa masing masing komposisi memiliki pengaruh
nilai temperatur yang berbeda.