DETAIL DOCUMENT
Perencanaan Struktur Dinding Penahan Tanah Tipe Kantilever dengan Perkuatan Tiang Pancang
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Trimurti, Udaya Hartland
Subject
Civil Engineering 
Datestamp
2023-05-22 01:37:23 
Abstract :
Kejadian tanah longsor merupakan kejadian yang sering terjadi di kota Bontang, Kalimantan Timur. Curah hujan tinggi, kontur, dan jenis tanah yang mudah bergerak membuat tanah di daerah ini rentan terhadap longsor, seperti longsor yang terjadi pada daerah kecamatan Bontang Lestari yang mencapai tinggi 6 meter. Dengan adanya kelongsoran tanah yang terjadi maka di perlukan bangunan yang dipergunakan untuk menanggulangi kelongsoran, yang berkerja menahan pergerakan tanah, dikenal dengan struktur dinding penahan tanah. Struktur dinding penahan tanah merupakan bangunan yang di pergunakan untuk menahan pergerakan lateral tanah yang menyebabkan longsoran, tipe yang digunakan adalah tipe kantilever, terbuat dari bahan beton bertulang sehingga kuat menahan gaya lentur yang disebabkan oleh pergerakan tanah. Diperkuat dengan pondasi tiang pancang untuk memberikan dukungan terhadap kestabilan struktur. Ilmu geoteknik di gunakan untuk memperhitungkan tekanan lateral tanah yang terjadi, perhitungan analisa kstabilan struktur dinding penahan, dan untuk memperhitungkan kedalaman dan daya dukung yang diberikan oleh tiang pancang untuk menstabilkan bangunan. Data-data yang digunakan adalah data SPT untuk menganalisa tekanan tanah lateral, dan Sondir unuk merencanakan tiang pancang Hasil perhitungan yang telah di lakukan untuk struktur dinding penahan tanah tanpa tiang pancang, didapatkan nilai dari kestabilan terhadap geser F adalah 0,281,5, FS-1,77> 1,5 dan terhadap daya dukung FS-1,84<2, dilihat dari hasil tersebut, maka struktur memerlukan penambahan perkuatan dari pondasi tiang, dari hasil perhitungan tiang pancang ditemukan kedalaman tiang pancang untuk baris I adalah sebesar 4 meter dengan dukungan dapat merima beban sebesar 4.803 ton, dan beban yang di terima tiang pada baris I sebesar 0.158 ton. untuk baris 2 adalah sebesar 6 meter dengan dukunganan dapat merima beban sebesar 10.848 ton, dan beban yang di terima tiang pada baris 2 sebesar 9.742 ton. untuk baris 3 adalah sebesar 9 meter dengan dukunganan dapat merima beban sebesar 19.757 ton, dan beban yang di terima tiang pada baris 3 sebesar 18.69 ton. 

File :
0721009.pdf
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang