Abstract :
Kota adalah sebuah bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur- unsur
alami dan non-alami dengan gejala pemusatan penduduk yang cukup besar dan
corak kehidupan yang bersifat heterogen dan materialistis dibanding dengan
daerah belakangnya. Di dalam tubuh kota tersimpan berbagai macam potensi
seperti potensi sosial, potensi ekonomi, potensi politik dan potensi kultural.
Pemusatan penduduk yang besar di kota harus diimbangi dengan perencanaan tata
ruang yang baik sehingga kualitas permukiman penduduk akan meningkat.
Penelitian kualitas lingkungan permukiman dilakukan di Kecamatan
Sidoarjo, Kota Sidoarjo, Jawa Timur yang bertujuan untuk mengetahui kualitas
lingkungan permukiman dan persebaran kualitas lingkungan permukiman. Metode
yang digunakan adalah merupakan integrasi antara penginderaan jauh dan Sistem
Informasi Geografis. Sistem penginderaan jauh berfungsi untuk ekstraksi obyek
permukiman, sedangkan sistem informasi geografis digunakan untuk melakukan
skoring parameter kualitas lingkungan permukiman. Data penginderaan jauh yang
digunakan adalah Citra Satelit Quickbird tahun 2015. Parameter kualitas
lingkungan permukiman yang digunakan adalah kepadatan permukiman, pola tata
letak permukiman, pohon pelindung, lebar jalan masuk permukiman, kondisi
permukaan jalan masuk permukiman dan lokasi permukiman.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kualitas lingkungan
permukiman baik di Kecamatan Sidoarjo memiliki luas 518,65 Ha, kualitas
lingkungan permukiman sedang memiliki luas 109,91 Ha dan kualitas lingkungan
permukiman buruk memiliki luas 5699,77 Ha. Kecamatan Sidoarjo didominasi
oleh daerah kualitas permukiman buruk.
Kata kunci : kualitas lingkungan permukiman, penginderaan jauh, dan sistem
informasi geografis