Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Mau, Maria Elisabeth Ientine Mau
Subject
Civil Engineering
Datestamp
2023-05-22 05:01:59
Abstract :
Setiap jalan memiliki fungsi dan kapasitas yang disesuaikan dengan kondisi
wilayah tempat dibangunnya jalan tersebut. Ketika usia jalan sudah mendekati atau
mencapai umur rencana jalan maka, akan dijumpai kerusakan jalan terutama pada
permukaannya. Pada ruas jalan Batas Kabupaten Belu ? Sanleo -Welaus merupakan
jalan lama yang sudah diperkeras namun mengalami kerusakan di segmen-segmen
tertentu pada permukaan jalan seperti retak, berlubang, alur dan lain-lain. Oleh karena
itu dibutuhkan kapasitas jalan yang memadai untuk menampung kendaraan yang
melintasi jalan tersebut.
Untuk Panjang total ruas jalan yang akan dianalisis yaitu 3 Km dengan rata-rata
lebar jalan 6,5 m dan termasuk jalan kelas II. Metode yang digunakan untuk
menganalisis tingkat kerusakan jalan dan jenis penanganannya menggunakan metode
SDI (Surface Distress Index) dan IRI (International Roughness Index). Serta pada studi
ini, menghitung rencana anggaran biaya perbaikan perkerasan.
Dari hasil analisis berdasarkan metode SDI diketahui tingkat kerusakan rusak
berat di dua segmen yaitu STA 0+000-0+200 dan STA 2+800-3+000 dengan jenis
penanganan peningkatan jalan atau rekonstruksi dan kondisi kerusakan rusak ringan
pada STA 0+200-0+400, 0+400-0+600, 2+600-2+800 dengan jenis penanganan
pemeliharaan berkala, kondisi rusak sedang pada STA 0+600-1+400 dengan jenis
penanganan pemeliharaan rutin. Dengan analisis menggunakan metode SDI didapatkan
rata-rata nilai 88,3 dan masuk kategori rusak sedang. Sedangkan dengan analisis
menggunakan metode IRI diketahui tingkat kerusakan rusak berat di segmen STA
2+800-3+000 dengan jenis penanganan peningkatan jalan atau rekonstruksi dan
kondisi kerusakan rusak ringan pada STA 0+000-0+200-0+400-0+600 dan 2+600-
2+800 dengan jenis penanganan pemeliharaan berkala, kondisi rusak sedang pada STA
0+600-1+400 dengan jenis penanganan pemeliharaan rutindidapatkan nilai rata-rata
7,14 dan masuk kategori rusak sedang. Dari kedua metode tersebut dinyatakan
signifikan dan termasuk dalam kriteria hubungan kolerasi kuat/ erat. Dari hasil kondisi
jalan tersebut dihitung biaya penanganan perkerasan pada ruas jalan tersebut sehingga
didapatkan sejumlah Rp 1.602.642.510
Kata kunci : Evaluasi Kerusakan Jalan, SDI, IRI