Abstract :
Diantara proses pengoptimalan waduk ialah adanya proses
peremajaan usia waduk dengan cara melakukan pengukuran volume air
tampungan waduk itu sendiri, sebagai acuan atau pertimbangan untuk
pemeliharaan usia waduk apabila dilakukan dalam kurun waktu tertentu.
Volume air tampungan waduk dihitung dengan metode cross section pada
tahun 2006 adalah sebesar 33.355.127,65 m3 dan pada tahun 2016 sebesar
29.740.891,6 m3. Sedangkan volume air tampungan waduk dihitung dengan
metode average end area pada tahun 2006 adalah sebesar 33.937.550 m3 dan
pada tahun 2016 sebesar 32.441.928 m3. Selisih hasil perhitungan pada tahun
2006 dan pada tahun 2016 dengan mengunakan metode cross section yaitu
33.355.127,65 - 29.740.891,6 = 3.614.236,5 m3. Sedangkan selisih
perhitungan pada tahun 2006 dan pada tahun 2016 dengan metode average
end area yaitu 33.937.550 - 32.441.928 = 1.495.622 m3. Dari selisih hasil
perhitungan tersebut ada perbedaan sebesar 3.614.236,5 - 1.495.622 =
2.118.614,5 m3.