Abstract :
Untuk perhitungan prediksi kekuatan tekan beton umur 28 hari, selama ini digunakan faktor konversi (faktor umur) standar dari seme Tipe 1 (OPC)Tetapi seringkali pengujian pada umur 3, 7, 14 hasilnya tidak sesuai dengan pengujian 28 hari sesungguhnya. Untuk menghindari ketidaksesuaian tersebut di atas, maka dilakukan penelitian tentang nilai faktor umur beton dengan menggunakan semen yang ada di pasaran saat ini i(PCC) dalam hal ini dikhususkan pada penggunaan Semen Tiga Roda jenis PCC yang beredar di pasaran.
Berdasarkan paparan tersebut maka dapat dirumuskan permasalahannya adalah: (1) Apakah terdapat perbedaan secara nyata nilai faktor umur antara semen Tiga Roda jenis PCC dengan faktor umur semen Tipe 1 (OPC) pada beton mutu fc 20 MPa dan f'e 35 MPa? (2) Apakah terdapat perbedaan secara nyata nilai faktor umur antara semen Tiga Roda jenis PCC, semen Holcim jenis PCC, semen Gresik jenis PPC dan semen Bosowa jenis PCC pada beton mutu fc 20 MPa dan fc 35 MPa?(dimana untuk semen merek lain dilakukan oleh rekan-rekan peneliti yang lain)
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang
dilakukan di laboratorium untuk mendapatkan data yang diperlukan, kemudian
data tersebut dianalisis secara statistik, dipakai untuk menguji hipotesis, sehingga
didapatkan suatu kesimpulan akhir.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan: (1) Tidak ada perbedaan secara nyata antara faktor umur yang dihasilkan dari penggunaan semen Holcim jenis PCC dengan faktor umur semen Tipe 1 (OPC). Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis yang menghasilkan nilai F minueg =0,113