DETAIL DOCUMENT
Pengolahan limbah elektroplanting Untuk Penurunan TSS, Total Krom, Dan Nikel Dengan teknik Fitoremediasi Sistem SSF-Wetland
Total View This Week0
Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Hanifa, Ade Risma Dwi
Subject
Environmental Engineering 
Datestamp
2019-01-24 03:06:22 
Abstract :
Industri elektroplating memiliki karakteristik air limbah yang bervariasi. Kuantitas air limbah yang dihasilkan tidak terlampau besar tetapi, tingkat toksisitasnya sangat berbahaya dilihat dari parameter utama Krom dan Nikel. Oleh karena itu diperlukan sistem pengolahan lanjutan menggunakan teknik fitoremediasi lahan basah buatan sistem aliran bawah permukaan (SSFwetland). Pada penelitian ini menggunakan reaktor kontiyu yang memanfaatkan Tanaman Bambu Air dan Tanaman Lotus, mengunakan variasi berat basah tanaman 81 gr dan 198 gr serta variasi laju pembebanan hidrolis 100 l/m .hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi reaktor aliran bawah permukaan dengan variasi berat basah tanaman, dan mengetahui pengaruh laju pembebanan hidrolis dalam menyisihkan konsentrasi TSS, Nikel, dan Total Krom pada limbah elektroplating setelah pengolahan fisik-kimia (Flokulasi-Koagulasi). Reaktor aliran bawah permukaan dengan variasi berat basah tanaman 198 gr dan laju pembebanan hidrolis 210 l/m 2 2 .hari dan 210 l/m .hari mampu menurunkan TSS sebesar 75% dengan menggunakan Tanaman Lotus pada berat-basah tanaman 198 gr dan laju pembebanan hidrolis 100 l/m 2 .hari, sedangkan parameter Nikel dan Total Krom memiliki efisiensi penurunan sebesar 55,47% dan 61,13% dengan menggunakan Tanaman Lotus pada berat-basah tanaman 198 gr dan laju pembebanan hidrolis 210 l/m 2 .hari. 2 
Institution Info

Institut Teknologi Nasional Malang