Institusion
Institut Teknologi Nasional Malang
Author
Moa, Alfian Petrus Badjoi
Subject
Environmental Engineering
Datestamp
2019-03-11 02:58:21
Abstract :
Masalah air limbah di Indonesia menjadi isu strategis dalam pembangunan
berkelanjutan. Kota Malang memiliki 67 IPAL Skala komunal dengan jumlah
pengguna mencapai 37.030 jiwa. Dari hasil survei IPAL janti sendiri memiliki kinerja
yang rendah untuk penyisihan parameter BOD (49%), COD (37%), TSS (51%) dan
NH3, (-6%). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi kinerja
pengolahan IPAL komunal Janti. Upaya yang diterapkan dengan rekayasa debit dan
waktu tinggal pada reaktor Tangki Septik dan Anaerobic Baffled Reactor (ABR)
dengan Filter pada Pilot Plant. Penelitian mengunakan 2 variabel bebas : variasi (1)
waktu tinggal 2 jam, debit 0,65 l/menit dan variasi (2) waktu tinggal 28 jam, debit
0,83 l/menit. Efektifitas reaktor Tangki Septik debit 0,83 l/menit dalam menurunkan
parameter BOD (81,17%), COD (87,36%), TSS (53,22%), dan NH3 (97,96%).
Efektifitas reaktor Anaerobic Baffled Reactor (ABR) dengan Filter debit 0,65 l/menit
mampu menurunkan parameter BOD (80,47%), COD (81,06%), dan TSS (69,03%).
Sedangkan dengan debit 0,83 l/menit mampu menurunkan parameter NH3 sebesar
(92,68%). Variasi debit pada reaktor Tangki Septik dan reaktor Anaerobic Baffled
Reactor (ABR) dengan Filter berpengaruh terhadap penurunan konsentrasi bahan
organik BOD, COD, TSS dan NH3 dalam air limbah dengan penurunan yang
berbeda-beda setiap variasi.
Kata Kunci : Optimalisasi, BOD, COD, NH3, TSS, IPAL Bandungrejosari Janti