Abstract :
Saat ini air permukaan seperti danau, laut atau sungai banyak mengalami
penurunan kualitas, salah satunya sungai di Kota Malang. Berdasarkan data
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang, tingkat pencemaran air yang
paling tinggi terjadi akibat limbah domestik rumah tangga. Membuang
Greywater ke saluran drainase dan/atau badan air tanpa adanya pengolahan
terlebih dahulu dapat menyebabkan penurunan kualitas air yang cukup berarti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari reaktor Roughing
Filter yang dikombinasikan dengan Fitoremediasi dengan media karbon aktif dari
tempurung kelapa dan tumbuhan Eceng Gondok (Eicchornia Crassipes) dalam
penurunan konsentrasi BOD, COD, TSS dan minyak lemak dari limbah cair
domestik.
Penelitian ini menggunakan reaktor kontinyu dengan variasi kerapatan
tumbuhan eceng gondok 70 mg/cm2, 80 mg/cm2, 90 mg/cm2. Variasi waktu
operasional yang digunakan adalah 3 jam, 6 jam, 9 jam dan 12 jam.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Lingkungan ITN
Malang.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor ini mampu menurunkan
kosentrasi TSS dan minyak lemak hingga memenuhi standar baku mutu yang ada,
sedangkan untuk konsentrasi BOD dan COD masih belum memenuhi baku mutu
yang ada. Penurunan paling efektif terdapat pada reaktor ke III dengan kerapatan
tanaman 90 mg/cm2, dan pada waktu operasional pada jam ke-12. Yaitu mampu
menurunkan kosentrasi BOD sebesar 64,93 %, konsentrasi COD sebesar 64,72 %,
konsentrasi TSS sebesar 68,06% dan konsentrasi minyak lemak sebesar 51,02%.
Kata Kunci : BOD, COD, Fitoremediasi, Limbah cair domestik, Minyak Lemak,
Roughing Filter dan TSS