Abstract :
ABSTRAK
Perkembangan dan pembangunan disetiap kota yang semakin maju dan berubah seiringnya waktu membuat
kota mengalami krisis identitas. Identitas kota berbicara bagaimana seseorang mampu memberikan gambaran /
image/ citra dari kota tersebut.. Melihat hal ini Kota Kupang sebagai ibukota provinsi NTT yang memiliki
kedudukan yang strategis membutuhkan citra agar lebih mudah tergambarkan dan mudah dikenal. Landmark
adalah salah satu elemen penting pembentuk citra karena menjadi titik orientasi seseorang disuatu kota. Tujuan
penelitian ini menentukan lokasi landmark untuk meningkatan citra kota.
Penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu berdasarkan landmark yang ada di wilayah penelitian dan
diketahui stakeholder berdasarkan hasil peta mental dan penilaian secara visual. Adapun data yang digunakan
berupa data primer yaitu observasi lapangan dan peta mental yang kemudian dianalisis menggunakan metode
deskriptif dan penilaian/ skoring.Landasan teori yang digunakan adalah teori urban design,citra kota, landmark
dan prinsip desain.
Berdasarkan analisa data yang dilakukan dihasilkan 30 lokasi landmark yang dilihat berdasarkan landmark
eksisting , pola jaringan jalan, lokasi potensial, jarak optimum dan sudut pandang. 30 lokasi landmark yang
kemudian diklasifikasikan berdasarkan ketinggian dengan jumlah 5 lokasi berkategori tinggi, 16 lokasi kategori
ketinggian sedang dan 8 lokasi berkategori ketinggian rendah yang dihasilkan dari jarak optimum untuk
menjangnkau lokasi dan sudut pandang normal dengan demikian lokasi landmark yang sudah ditentukan dan
ketingian landmark yang dikembangkan maka kota akan menjadi lebih tergambarakan dan mudah dikenal.
Kata Kuci :Lokasi Landmark dan Citra Kota